Thursday, November 7, 2013

we love Ahok

Ahok

Basuki Tjahaja Purnama atau yang dikenal dengan sebutan Ahok, merupakan salah satu tokoh pejabat Indonesia yang sekarang menjabat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Tentu saja, perjalanan Ahok dari nol menjadi seorang wakil gubernur DKI Jakarta tidaklah mudah. Selalu ada jalan berliku yang harus ditempuh dan berkali-kali gagal. Namun kegigihan adalah yang membuat Ahok menjadi seperti sekarang ini.

Kita akan bahas perjalanan hidup Ahok sekilas...

Ahok lahir di Manggar, Bangka Belitung pada tanggal  29 Juni 1966. Ia merupakan keturunan etnis Tionghoa dan beragama Kristen. Bangka Belitung kebanyakan warganya miskin. Sebagai seorang warga Bangka Belitung, Ahok tentu saja turut prihatin melihat keadaan kampung halamannya dan ingin turut membantu warga Babel ini. Namun bagaimana caranya? setelah dipikir dan dipikir, cara paling efektif untuk membantu warga Babel dan tidak merugikan diri sendiri adalah menjadi seorang pejabat.

Melalui berbagai usaha yang keras akhirnya pada tahun 2003, Ahok berhasil menjadi  anggota DPRD Belitung Timur. Kemudian Beliau naik jabatan menjadi bupati Belitung Timur pada tahun 2005. Beliau tidak puas dengan jabatannya, kemudian mencalonkan diri sebagai Gubernur Bangka Belitung pada tahun 2007 namun gagal. Menurut rumor, hal ini dikarenakan ada kecurangan yang terjadi saat pemilihan. Bila kecurangahn ini tidak terjadi harusnya Ahok menang. Ahok tidak putus asa, pada tahun 2009 beliau kembali mencalonkan diri sebagai wakil Bangka di kursi DPR RI. Namun hanya ada 3 kursi yang diperebutkan dari sekian calon.
 Ahok kemudian menemukan cara kampanye yang tepat dan hemat tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya namun banyak yang memilih beliau hingga akhirnya bisa menang.

Cara pertama adalah Beliau berkunjung ke berbagai daerah yang masih belum mengenal Ahok. Beliau beramah tamah mengunjungi rumah-rumah penduduk untuk mengkampanyekan dirinya. Sampai-sampai beliau rela basah kuyup mengarungi lautan dengan perahu kecil di tengah hujan untuk bertemu penduduk yang sudah menanti beliau.

Cara kedua adalah Ahok tidak segan-segan memberikan nomor handphone nya dengan terbuka supaya rakyat dapat menyampaikan aspirasi nya secara langsung lewat sms/telfon. Ahok tentu saja sangat berani dan betanggung jawab dalam mengambil tindakan ini.

Cara ketiga adalah Ahok tidak takut dengan SARA. Walaupun Ahok beragama Kristen, Ia tetap dengan berani memberikan penyuluhan dan kampanye pada penganut agama lain.

Cara keempat adalah mengambil foto bersama penduduk kemudian foto tersebut nantinya akan dicetak dan dibagikan kembali pada penduduk. Cara ini cukup jitu, bayangkan jika anda berada di posisi penduduk yang berfoto dengan Ahok. Tentu saja anda akan memilih Ahok, karena jika nantinya Ahok terpilih, kita memiliki foto bersama seorang pejabat tinggi negara.

Dari klip video yang diputar oleh guru kewarganegaraan saya, saya kemudian bersyukur karena masih ada pejabat Indonesia yang bisa dipercaya. Ahok merupakan pejabat Indonesia yang bersih (anti korupsi), peduli pada rakyat, dan mengandalkan Tuhan. Indonesia saat ini dilanda korupsi yang kian tahun semakin tinggi tingkat korupsinya. Namun Ahok dapat dijadikan patokan bahwa masih ada pejabat yang bisa dipercaya.Saat Ahok gagal menjadi gubernur Bangka Belitung itu merupakan rencana Tuhan, karena sekarang Beliau menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Saya percaya tentu masih ada pejabat Indonesia seperti Ahok.

God Bless
Thankyou for reading!! :D

No comments:

Post a Comment